Monday, March 7, 2011

Fokus Pada Kangkung

pertemuan saat ada hajatan deket rumah, dipertemukanlah aku dengan Bu Haji yang tiap hari juga ketemu di Warung Sayur tiap pagi.
Aku: Eh Bu Haji, sendirian Bu, nggak sama Bapaknya?
Bu Haji: Iya neng, Bapaknya capek habis dari kebun.
Aku:Kebunnya dimana Bu haji, jauh ya?
Bu Haji: Di Kelapa Gading, ada sekitar 1,5 Hektar.

saya lalu mambayangkan lahan 1.5 hektar yang luas sekali. Wah Hebat, Bu haji punya lahan luas banget, pantesan bisa naik Haji.

Aku: Di tanemin apa Bu , Kebunnya.
Bu Haji: Hanya Kangkung Neng.

Ha..hanya kangkung, rugi amat kebun seluas itu hanya di tanemin kangkung. Pikir primitifku.

Bu Haji: Enak neng, kangkung tidak perlu nanem-nanem terus, hanya sekali nanem panennya terus-terusan.
Aku: kok bisa Bu Haji?
Bu Haji: Ini jenis kangkung rambat neng, bukan kangkung akar.
jadi disini di panen hari ini,besok panen yang sebelah sana,dan terus begitu tiap hari.
Aku: Jadi tiap hari berapa yang dihasilkan Bu haji?
Bu haji:itungannya per pondok, satu pondok 8.000. sehari bisa 160 pondok.

yah tinggal kalikan 8.000x 160 sekitar 1.280.000 itu kotor.

Bu Haji: saya juga nggaji anak saya tiap bulan 3.000.000

wih, gajinya mantap ,untuk seorang tukang sayur.

Bu haji: Kapan-kapan mampir neng kerumah, saya kenalin sama Bapak.

yah itulah pertemuan saya dengan Bu Haji.
Fokus Hanya Pada Kangkung,hasilnya mantap.

Dilanjut lain hari Bu Haji,
Insyaallah mau silaturahmi kerumah.