Tuesday, May 10, 2011

Memberikan kasih sayang penuh

Apakabar Pren,
aku mau curhat nih. Curhatnya agak Panjang. Jangan bosan yah.
sebetulnya aku dah bosan sebosannya kerja. aku dah pengen banget berada dirumah,ngurus anak-anak. Kasihan kalau melihat mereka selalu berganti-ganti pengasuh.
dan setiap melihat saya pulang dari kantor, mereka bertiga selalu berebutan untuk minta berada di gendongan saya. karena ibunya hanya satu dan anaknya tiga,walhasil nangis pasti.
lucu sih. tapi kasihan. yah...jadinya satu-satu aku gendong.meski sebentar.
yg paling lama pastinya yg paling bontot.

aku boleh keluar kalau hutang di Bank sudah lunas. itu kata suami.
dibolak-balik otak ini, sabar gak yah. masih oktober 2011 ini lunasnya.
ya wes,tak sabar-sabarin. asal jangan kelamaan juga ya yah. kasihan anak-anak. ya semuanya juga demi anak-anak,tapi khan anak-anak lebih berharga pastinya ketimbang bangun rumah lagi, beli ini itu.iya toh:).

hari ini aku sedih, pengasuh yang saya percaya telah melukai kepercayaanku. tanpa sengaja aku melihat dia sudah berani menyembunyikan uangku. selama ini saya tidak pernah berpikiran hal yang buruk. kalau ada uang ilang,pikiran saya hanya"akh..mungkin aku salah itung".
aku menghindari yang namanya buruk sangka.
tapi kalau sudah begini,gimana yah. untuk menghindari buruk sangka terus menerus,aku mau ganti pengasuh saja. cuma problemnya gak gampang cari pengasuh baru.

Ya Allah, sesuatu yg buruk menurutku belum tentu buruk menurut Engkau. dan sesuatu yang baik menurutku belum tentu Baik Menurut Engkau. Maka berikan yang terbaik menurutMu ya Allah.

sambung lagi suatu hari nanti
semoga sudah bahagia kabar yg di curhatkan.