curhat dukit tentang perasaanku.
sebenernya aku masih penasaran dengan usaha butik rumahan. untuk menentukan produk apa ya yang lain dari yang sudah ada di pasaran. kadang kepikiran baju. tapi baju sudah banyak pemainnya. nggak unik lagi akupikir. apalagi baju sangat cepat sekali perputaran tren nya. gempuran model baju korea membuat aku makin mikir, apa iya masih kepengen jait baju.
Muslimah,
ya..aku kerucutkan ide-ide selanjutnya lebih ke baju muslimah. disamping untuk menyebarkan dakwah, indonesia masih megang kalau soal baju-baju muslimah. Tapi aku bukanlah pemain pertama, aku ini yang baru punya ide. sudah ada jutaan pengusaha yang sudah beredar di dunia ini. aku harus mengkerucutkan lagi ide yang lebih unik dan ada nilai tambahnya.
Gamis.
sepertinya ini yang akan aku sasar. baju gamis buat sehari-hari dirumah. bahan yang aku pilih pastinya katun. kenapa?
bahan kaos meskipun panjang dan tebal ttep aja kalau di pakai masih suka kejiplak tuh body. makanya sampai saat ini pun saya nggak pernah beli gamis dengan bahan kaos.
Mahal-mahal ya baju sekarang.
nah, aku sebisa mungkin ingin menyajikan gamis rumahan yang ramah harganya. lagi mikir, lagi...lagi mikir. caranya gimana biar harganya bisa terjangkau. Sehingga makin banyak yang bisa mengenakan gamisku nanti.
Nilai plus apa yang bisa saya berikan selain sekedar gamis. masih mikir lagi :)
bantuin mikir ya.
Saturday, May 4, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)