Friday, May 14, 2010

Hutang VS Property

Hutang

Hutang Rumah pertama sudah lunas. Ada tawaran dari adek ipar untuk tukar guling kos-kosan 9 pintu yang berlokasi di Jakarta,di beri harga Rp.200.000.000.
Adek Ipar pengen memulai hidup baru bersama keluarga barunya di Yogyakarta. Dengan uang 200.000.000 dari kami,Dia berencana beli tanah di jalan kaliurang dekat dengan kampus UII Yogya. Rencananya mau buat rumah sebagian, 5 kamar kos-kosan,dan kios untuk buka warnet.
Keduabelah pihak setuju untuk tukar guling. Maka dengan penuh perjuangan kami mencari uang 200.000.000

PR pertama adalah memberikan uang DP 100 jt untuk beli tanahnya dulu.
Cash keras ditangan 35 juta. saya ambil pinjaman dari bank 50 juta. kekurangannya sambil jalan akan kami lunasi.

memang terasa berat bagi kami,tapi kos-kosan disini sayang kalau jatuh ke tangan orang lain. sudah lama dibangun oleh bapak mertua,dan di wariskan ke anak laki-lakinya sebanyak 27 kamar untuk 3 orang. jadi per orang dapat 9 kamar,salah satunya suami saya dan adek ipar.

Punya Hutang dapat Property yang aktif.
Hutang dicicil dari hasil kos-kosan. saya ambil 18 bulan cicil untuk pinjaman bank 50jt nya. jadi tidak terlalu lama.

mulai sekarang sedikit lebih keras berpikir untuk membelanjakan kebutuhan yang diperlukan saja.

Lalu 100 jt kedepan?

belum mau memikirkan. saya akan melunasi hutang yang sdh di depan mata dulu.
per bulan 3.616.000 18 kali.
Insyaallah Allah melancarkan urusan duniaku. Dan Urusan Akhiratku kelak.


amin.
dinikmati saja hutangnya.

Tuesday, May 4, 2010

Nglapak di Pulomas

Minggu 18 April 2010 saya coba nglapak di Pulomas-Rawamangun.
seperti layaknya orang dagang lesehan, maka ku gelar barang daganganku.
byaakkk, acakadul baju-bajunya. karena memang gak bawa hunger,dll.
beralaskan jas hujan. wes,pokoknya apa adanya.

inilah hasil olah TKP,faktor kurang lucky nya diriku kemarin dalam jualan:)
1. Asal - asalan dalam mendisplay barang dagangan jadi kurang menarik.
2. Lokasi yang jauh dari pengunjung.
3. Harga yang gak masuk sasaran. "mungkin"

ini saya ambil gambar di lokasi.
melas gambarnya, ngiyub di tendanya Mbak Agnes.
habis panasseee poool.



pelajaran nglapak hari ini pasti banyak sekali,
terutama iklas atas rezeki yang hari ini diberikan saat ini.
Sabar,sabar..kalau belum ada yang laku juga dagangan kita.

Alhamdullilah laku satu. tapi sebenernya gak untung banyak. tapi kalau dihitung-hitung malah nombok.
Bayar Lapak 3.500, makan pagi 9.000, belum waktu.
Laba dagang Rp.2.000
secara itung-itungan rugi berat.
tapi jiwa pedagang memang tidak boleh melihat dari satu sisi laba saja.
Perjuangannya juga harus di contoh. Bangun pagi,pastiya barang juga sudah di siapkan dari semalam. Naik motor setelah solat subuh. Lalu mulai nggelar dan menunggu pembeli. syukur-syukur dagangan laris. kalau sepi ya dicoba koreksi lagi atau dicoba lain waktu lagi.

gimana,masih mau jadi pedagang?

kalau saya 100000...% mau jadi pedagang.
habis asyik. gak kapok2 juga meskipun belum untung banyak:).


tetap semangat. Berusaha. Berikhtiar.

salam sukses pedagang.

oya,ada pesanan dari semarang,minta di kulakkin barang di tanah abang.
nah,rezeki khan gak ada yang menyangka darimananya.
gak dari lapak ya dari yang lain.