Friday, August 2, 2013

Tertarik Bisnis Makanan Bayi Organik

Tiba-tiba kok tergelitik lagi sama bisnis makanan bayi yang dulu sempat aku jalani juga. Namun dulu hanya sanggup saya jalani 2 bulan. Kini setelah fulltime di rumah,pengen coba lagi di bisnis ini. Tapi sepertinya aku nggak bisa bikin produk buburnya sendiri. Tenaganya belum kuat, karena pastinya harus tetap menomorsatukan urusan rumah tangga.

Ada yang menawarkan kerjasama bubur bayi organik dengan label bebi-luck. Saya coba serching didunia maya, biaya franchisenya  sdh 15 juta. Uang segitu darimana aku:).

tapi nggak mau patah arang, aku mau nglamar di tetangga yang sudah beli franchise babi-luck. katanya dia punya satu gerobak bekas mitranya di kramat yang ditutup gara-gara sering nggak buka.

nglobi-nglobi akh. syukur-syukur harganya nggak menjulang tinggi. masih terjangkau sama isi dompet.

kenapa saya pilih bisnis ini?
1. Setiap Hari pasti ada yang melahirkan, pastinya banyak bayi.
2. Menyediakan bubur sehat bisa ikut serta mewujudkan anak-anak sehat.
3. Meringankan pekerjaan ibu rumah tangga dalam menyediakan makanan buat bayinya.
4. jam kerjanya atau dagangnya tidak memerlukan waktu lama. 2 jam saja

masih bingung,mau buka lapak,atau mau jadi tukang bubur keliling dulu. kalau buka lapak,otomatis saya jam 6 sdh harus stanby di lapaknya. Anak-anak yang ngurusin sekolah siapa?
kalau pakai sistim jemput bola, kelamaan jam kerjanya kayaknya. bayangin kalau ada 25 pelanggan saja, mis saya star antar jam 6 pagi,belum tentu jam 8 sudah selesai. Apalagi kalau alamatnya jauh-jauh.

ada yang punya solusi,please kasih tau ya :).

salam emak-emak wirausaha

Saturday, July 13, 2013

Sistim Dropship Nggak Modal?

kali ini saya mau sear sedikit tentang penjualan dengan sistim dropship.

Dropship yang dalam artian bebas saya adalah penjual yang cari pembeli sedang urusan packing dan delivery barang di tangani oleh yang punya barang.
ini biasanya dilakukan oleh yang punya modal terbatas. banyak sekali sekarang yang menawarkan penjualan dengan sistim dropship ini. lumayan juga kalau di seriusin.

Dropship nggak butuh modal?
siapa bilang. seorang dropshiper harus menguasai produk yang mereka tawarkan,meskipun megang atau melihat secara langsung saja belum pernah.
dropshiper juga harus menggunakan alat komunikasi pastinya butuh pulsa. kalau ngenet juga butuh uang.
Kalau barang sudah ada yang order, sementara di tempat produsennya harus dicetak atau di jahit atau di buat dulu sesuai custom,pastinya sebagai dropshiper membayar terlebih dahulu Down Payment atau tanda jadi kira-kira 50%. ini biasanya dari dropshiper bukan dari customer. Customer benar-benar melakukan pembayaran apabila barang sudah akan siap dikirim. biasanya seperti itu,kecuali ada aturan lain.

jadi dropshiper itu gampang-gampang susah. misalnya jualan baju. ada yang tanya,
ini bahannya gimana?
adem nggak?
ukurannya allsizenya seberapa?
badan saya 60 kg,kira-kira muat nggak ya?
motifnya apa aja?
resletengnya depan atau kancing depan sih itu?
ongkirnya berapa ya sist kalau ke yogya?
..........

banyak sekali biasanya yang ditanyakan. kalau yang ditanya cuma satu model nggak begitu pusing. kalau yang ditanya ada beberapa model,sementara kita sebagai dropshiper kurang menguasai barang. Dikit-dikit juga tanya sama yang punya barang. Iya kalau dijawab langsung,kalau jawabnya senin-kamis. sementara pelanggan maunya dilayani cepat,tepat dan akurat.

dari pengalaman tersebut, saya sarankan kita kalau ingin ikut program dropship sebaiknya kita cek kredibilitas dari si pemilik barang. caranya kita pesan dulu 1 sebagai bukti bahwa dia benar-benar ada. dengan kita memiliki barang tersebut kita pun bisa menceritakan keadaan barang yang akan kita jual dengan lebih detail.
cobalah menjual satu produk dulu. jangan mengambil banyak produk,tidak fokus akan menghambat kita dalam penjualan.

oya,punya alat komunikasi canggih,punya jaringan internet,punya FB, Twitter,WhatsAap,BB
yuk....coba jualan jadi dropshiper produk sabun herbal .

Anda yang cari pelanggan,biar saya yang packing dan delivery atas nama Anda.

selamat berkarya.


Saturday, May 4, 2013

gamis rumahan

curhat dukit tentang perasaanku.
sebenernya aku masih penasaran dengan usaha butik rumahan. untuk menentukan produk apa ya yang lain dari yang sudah ada di pasaran. kadang kepikiran baju. tapi baju sudah banyak pemainnya. nggak unik lagi akupikir. apalagi baju sangat cepat sekali perputaran tren nya. gempuran model baju korea membuat aku makin mikir, apa iya masih kepengen jait baju.

Muslimah,
ya..aku kerucutkan ide-ide selanjutnya lebih ke baju muslimah. disamping untuk menyebarkan dakwah, indonesia masih megang kalau soal baju-baju muslimah. Tapi aku bukanlah pemain pertama, aku ini yang baru punya ide. sudah ada jutaan pengusaha yang sudah beredar di dunia ini. aku harus mengkerucutkan lagi ide yang lebih unik dan ada nilai tambahnya.

Gamis.
sepertinya ini yang akan aku sasar. baju gamis buat sehari-hari dirumah. bahan yang aku pilih pastinya katun. kenapa?
bahan kaos meskipun panjang dan tebal ttep aja kalau di pakai masih suka kejiplak tuh body. makanya sampai saat ini pun saya nggak pernah beli gamis dengan bahan kaos.

Mahal-mahal ya baju sekarang.
nah, aku sebisa mungkin ingin menyajikan gamis rumahan yang ramah harganya. lagi mikir, lagi...lagi mikir. caranya gimana biar harganya bisa terjangkau. Sehingga makin banyak yang bisa mengenakan gamisku nanti.

Nilai plus apa yang bisa saya berikan selain sekedar gamis. masih mikir lagi :)

bantuin mikir ya.



Friday, April 19, 2013

Bisnis Sabun Herbal Dari Rumah di Gang Kecil

Sabtu, 20 April 2013

Nggak kerasa, 1 tahun 3 bulan sudah aku dirumah. Setelah hampir 12 tahun bekerja di jakarta raya ini. Peralihan dari ibu bekerja menjadi ibu dirumah memang jauh berbeda yo. Yang tadinya tiap bulan dapat gaji, sekarang hanya mengandalkan pemberian suami.

Tak mau diam, akupun mulai mencari-cari usaha yang bisa dilakukan seorang ibu rumah tangga seperti saya tanpa harus meninggalkan anak-anak. Cari-cari dari tabloid peluang usaha, internet, majalah,koran dll. Rasa-rasanya kok belum nemu-nemu juga. Awal 2013 baru aku menemukan produk yang alami,yang sehat dan uniq. Uniq pengemasannya, bahannya juga sangat alami,efek sampingnya hampir tidak ada,harganyapun masih terjangkau. Ya, sabun herbal hawa .

Pada awalnya, aku menawarkan diri sebagai agen sabun di jakarta. bermodal awal kurang lebih 850 ribu saat itu, dan modalnya dari suami. Saya mulai menawarkan sabun ke tetangga dan kerabat dekat. Alhamdullillah di respone positif, bahkan ada yang ambil untuk dijual lagi. 100 pcs sabun habis dalam 2 minggu. Lalu saya pun di beri modal lagi untuk menambah stok sabun total 3.000.000 dapatlah 450 sabun. Begitu sabun datang, para pelanggan sudah langsung serbu.

Untuk memperluas pemasaran, saya lakukan pengiklanan gratis di internet. Mulailah terjaring pembeli-pembeli dari luar Jakarta. Saya tidak punya jurus jitu yang pasti untuk membuat sabun herbal ini laris manis. salah satu kunci sukses penjualan sendiri saya artikan bebas seperti ini:
1. Karena Barangnya berkwalitas.
2. Harganya terjangkau
3. Jaga Silaturahim baik dengan teman,kerabat,tetangga.
4. Lakukan dengan cepat pesanan ke customer.
5. Selalu pastikan pesanan yang sudah dikirim, apakah sudah sampai ke tujuan.
6. Sedekahkan kurang lebih 10% laba penjualan,karena itu sebagian hak orang lain.
7. Banyak bergaul, berani menawarkan produk mau diterima ataupun di hina :).
8. Punya pasangan yang mendukung seperti suami saya,yang selalu siap menyuntikkan dana untuk usaha ini, asalkan bener katanya.

itu aja kali jurusjurus yang saya pakai.
selain saya jualan sabun. Alhamdullilah temen ngajakin bermitra untuk menjadikan saya agen mukena bali. Alhamdullilah di musim yang pas, pas mau puasa pas mau lebaran sepertinya para wanita muslimah di negri ini ingin berganti mukena baru. Maka, mukenanya terimbas laku keras juga. Semoga nggak sampai lebaran aja nih mukena banyak pesanan. Maunya setiap hari ada yang pesan:).

Next project dalam perencanaan akan membuat gamis istimewa.

Sepertinya kalau di rumah malah lebih kreatif.

salam sukses mulia
ewarti