Memori yang masih tersimpan jelas di otak saya,saat masih anak-anak sampai menginjak remaja.
SD - saya masuk tahun 1983 usiaku waktu itu baru 5 tahun 11 bulan. sebetulnya tidak boleh masuk SD, karena masuk SD usia harus 7 tahun pada bulan Juli. Nangis di depan Bu Kepala Sekolah- akhirnya Bu Kepala sekolah mengijinkan ikut sekolah, tapi bukan SD ya..Kata Beliau" Ikut yang TK dulu saja".
alih-alih di TK hanya kurang dari 1 minggu saja. Karena kata Bu Guru, saya sudah sanggup untuk masuk SD. Wah,bahagianya.
mulailah aktifitas di kelas 1 SDN srondol 3-4,semarang.
Saya mungkin murid yang pendiam dan agak sedikit pemalu. tapi tetap punya sahabat. Saya punya sahabat namanya Yulia Risma Misnawati. ANaknya orang yah lumayan kaya saat itu. Cantik dan baik. Meskipun kita berbeda keyakinan, tapi tetap baik. Pernah suatu hari di SD ku mengadakan acara wisata ke parangtritis. Saya tidak punya uang. tidak berani ikut. Tapi si Yulia, ngotot saya harus ikut,bahkan dia yang akan bayarin. Akhirnya ikut juga sih. dibantu bayarnya sama saudara:).
Enaknya masa SD sulu, saat dapat jatah harus masuk siang. kebetulan ada beberapa hari yang pulangnya cepet,sekitar jam 16.00 ,masih ada waktu lagi untuk main kasti. atau istilah kerennya sekarang main softboll. wes,sama temen-temen sekelas juga, sampai sore deh,gak kerasa.
SMP- saya SMP di swasta tepatnya di SMP Kartika candra . sebenernya aku bisa saja masuk SMP Negri,tapi ortu tidak mengijinkan karena harus nyebrang jalan besar. Ya udah,jalankan saja. SMP aku sudah tidak begitu pemalu. biasa saja. soal taksir-taksiran:). aku naksir temen sekelas:). tapi gak berani ngomong,hanya di dalam hati saja. Pas kebetulan namaku dan namanya berabjad depan sama yaitu huruf S, maka sering duduk berdekatan kalau pas ujian. Anaknya baik. Aku bisa di bahasa daerah dan matematika. Si Dia bisa di Fisika, Biologi. nah, ada saling mengisi. antara aku dan dia. Di SMP lumayan lah, masuk 10 besar. sampai SMP gak pernah mikirin mau punya cowok. yah,hanya cinta monyet saja. dan itupun gak berani ngomong.
SMEA- di Widya Praja Ungaran. aku terpilih menjadi jurusan akuntansi. tapi emang ini yang aku suka. memcahkan angka memang sangat mengasyikkan. di SMEA aku juga gak mau pacaran,meskipun ada aja yg ngajakin pacaran. Ada juga guru akuntansi yang naksir:). sampai-sampai kalau ngajar di kelas,dia deket-deketin aku, dan pernah suatu saat dia gak bisa kontrol kali, tiba-tiba tangannya ingin memegang tanganku. sontak aku kaget dan" Pak, ada apa??". dia malu dan "gak pa...pa". waduhhhh
aku jadi gadis kesayangannya. kalau saya telat,dipersilahkan masuk. tapi kalau yg lain yang telat ,jangan tanya disuruh keluar ngitung ubin dari ujung ke ujung. wkwkwkwkw. Pak..pak,ada-ada saja.
ya itulah sepenggal memori masa anak-anak-sampai remaja.
gadis lugu yang takut pacaran.:).
Monday, January 31, 2011
Sunday, January 23, 2011
Berusaha Apa Adanya
Dalam menjalani Hidup, aku senantiasa berusaha apa adanya. Tapi kalau dianggap harus diada-adakan dan sifatnya tidak untuk memperlihatkan kekayaan atau gaya hidup ,aku bela-belain utang juga:).
Masih ingat, pada jamannya HP masih begitu terlihat Exlusif. yang duit berlebih aja yang bisa beli. Jangankan untuk beli HP, untuk bayar kos-kosan dan kuliah saja kalau sudah ada dah berterimakasih banget.
"Mbak,no HP nya berapa? tanya salah satu temen".
sambil senyum-senyum gak jelas, kujawab aja. " belum sempet beli HP :).
tapi khan diriku gak nyusahin orang meskipun gak punya HP.
masih ingat kapan bisa beli HP?
ingat sekali. saya malah pertama punya HP karena dapat Doorprice dari acara kantor thn 2004. Dan HP itu awettttt sekali. meskipun dah gak gaul lagi typenya. Sony ericson C58kalau gak salah,sampaek akhirnya 3 tahun sudah itu HP harus berantakan karena di banting sama my baby. ya sudah...mulailah berburu HP baru tapi tetep HP yg gak gaul ,murah meriah. Yang penting bisa buat terima tlp, sms, Telepon.
Jujur kalau soal kemajuan tecnology seperti saat ini sedang demam blackberry dari yang paling mahal sampai harga yg semakin di banting-banting, aku juga belum tertarik untuk memilikinya. Gak pengen kayak temen-temen yang lain,kayaknya keren gitu kalau dah bilang" Nanti aku BB ya:)"
Biasa saja. tidak ada yang menarik dari BB. mungkin karena type saya yang Apa Adanya,jadi tidak ambil pusing. Gak ada HP manapun saya juga bisa hidup. Jadi no problem buat saya.HP saya saat ini juga masih jadul punya kok. Nokia yang harga 250rb an. Tapi happy.
Namun ,kalau untuk investasi emang saya mati-matian. Dalam otak saya lebih tergiur dengan investasi jangka panjang ketimbang hanya korban mode saja. Mode yang hanya sesaat. sementara perjalanan yang akan datang lebih harus dipersiapkan.
apalagi bagi karyawan swasta seperti aku ini. Kalau tidak punya investasi untuk menghadapi pensiun nanti,apa kata dunia. Aku tak mau hidup minta-minta sama anak. Pelajaran dari Bapak saya. Bapak saya tidak pernah meminta sama anaknya. Beliau malah yang ngasih ke Anak-anaknya.
Aku juga bukan type manusia yang malu dengan keadaan. Rumah di tengah Jakarta yang jalannya hanya bisa dilewati satu motor,dan berhimpitan kanan-kiri dengan tetangga. Udara yang susah masuk karena saking deketnya tembik rumah tetangga. Tapi bersyukur masih punya rumah sendiri. Daripada ngontrak. Uang untuk bayar kontrakkan gak jelas. Karena tiap bulan nyicil tapi gak jadi milik:).
senang sudah mandiri. Dan tetap Apa Adanya.
yang diminta tetep menapaki jalan yang lurus seperti jalan yang di lalui Nabi Besar Muhammad SAW. pengennya juga jadi pedagang. Tapi pelan-pelan. gak mau grusa-grusu lagi. Biar antara kami ada yang jadi karyawan dan yang lain jadi pengusaha.
Tetap senyum meskipun Hidup Apa Adanya.
Masih ingat, pada jamannya HP masih begitu terlihat Exlusif. yang duit berlebih aja yang bisa beli. Jangankan untuk beli HP, untuk bayar kos-kosan dan kuliah saja kalau sudah ada dah berterimakasih banget.
"Mbak,no HP nya berapa? tanya salah satu temen".
sambil senyum-senyum gak jelas, kujawab aja. " belum sempet beli HP :).
tapi khan diriku gak nyusahin orang meskipun gak punya HP.
masih ingat kapan bisa beli HP?
ingat sekali. saya malah pertama punya HP karena dapat Doorprice dari acara kantor thn 2004. Dan HP itu awettttt sekali. meskipun dah gak gaul lagi typenya. Sony ericson C58kalau gak salah,sampaek akhirnya 3 tahun sudah itu HP harus berantakan karena di banting sama my baby. ya sudah...mulailah berburu HP baru tapi tetep HP yg gak gaul ,murah meriah. Yang penting bisa buat terima tlp, sms, Telepon.
Jujur kalau soal kemajuan tecnology seperti saat ini sedang demam blackberry dari yang paling mahal sampai harga yg semakin di banting-banting, aku juga belum tertarik untuk memilikinya. Gak pengen kayak temen-temen yang lain,kayaknya keren gitu kalau dah bilang" Nanti aku BB ya:)"
Biasa saja. tidak ada yang menarik dari BB. mungkin karena type saya yang Apa Adanya,jadi tidak ambil pusing. Gak ada HP manapun saya juga bisa hidup. Jadi no problem buat saya.HP saya saat ini juga masih jadul punya kok. Nokia yang harga 250rb an. Tapi happy.
Namun ,kalau untuk investasi emang saya mati-matian. Dalam otak saya lebih tergiur dengan investasi jangka panjang ketimbang hanya korban mode saja. Mode yang hanya sesaat. sementara perjalanan yang akan datang lebih harus dipersiapkan.
apalagi bagi karyawan swasta seperti aku ini. Kalau tidak punya investasi untuk menghadapi pensiun nanti,apa kata dunia. Aku tak mau hidup minta-minta sama anak. Pelajaran dari Bapak saya. Bapak saya tidak pernah meminta sama anaknya. Beliau malah yang ngasih ke Anak-anaknya.
Aku juga bukan type manusia yang malu dengan keadaan. Rumah di tengah Jakarta yang jalannya hanya bisa dilewati satu motor,dan berhimpitan kanan-kiri dengan tetangga. Udara yang susah masuk karena saking deketnya tembik rumah tetangga. Tapi bersyukur masih punya rumah sendiri. Daripada ngontrak. Uang untuk bayar kontrakkan gak jelas. Karena tiap bulan nyicil tapi gak jadi milik:).
senang sudah mandiri. Dan tetap Apa Adanya.
yang diminta tetep menapaki jalan yang lurus seperti jalan yang di lalui Nabi Besar Muhammad SAW. pengennya juga jadi pedagang. Tapi pelan-pelan. gak mau grusa-grusu lagi. Biar antara kami ada yang jadi karyawan dan yang lain jadi pengusaha.
Tetap senyum meskipun Hidup Apa Adanya.
Thursday, January 20, 2011
Harapanku untuk masa depanmu
Ya Gusti Allah engkang nggenggem uripku lan kabeh sing urip ning ndonyo iki' kalau boleh aku meminta , jadikan anak - anak yang Engkau titipkan kepada kami, kelak jadikan anak-anak yang sholeh dan sholeha.
Dan berharap nanti kalau sudah bisa menentukan arah tujuan keinginan,
aku minta salah satu anakku ada yang menjadi Guru. Guru yang bisa menaburkan ilmu kebaikan untuk dunia dan akhirat. Guru yang bisa dibuat panutan. Guru yang tidak hanya bisa di Gugu lan Di tiru saja tapi Guru yang bisa memberikan kecintaannya dengan pendidikan. Guru yang tidak matrialis. Guru yang jujur dalam setiap kata dan tindakan.
Aku minta lagi salah satu dari anakku yang lain bisa menjadi Pengusaha Besar dan sukses dunia akhirat. Pengusaha yang jujur. Pengusaha yang selalu mengutamakan Hati yang bicara bukan hanya uang yang dicari.Pengusaha yang bisa memberikan pengayoman buat karyawannya. Tidak perlu jadi orang yang harus dihormati dan di segani. Cukup di sayangi dan dicintai akan terasa lebih indah.
Aku minta lagi salah satu dari anakku yang lain lagi bisa menjadi pencerah agama Islam. Ahli agama. Agama yang sesuai dengan syariah Islam secara benar. Menjadi Ulama atau ustadzah yang bisa menjadi rujukan kaum muslimin dan muslimat yang membutuhkan pencerahan ajaran Agama yang dirahmati Allah Ini.
itulah keinginan dari seorang Ibu. Ibu yang masih harus terus belajar. belajar dalam kehidupan ini.
Dan berharap nanti kalau sudah bisa menentukan arah tujuan keinginan,
aku minta salah satu anakku ada yang menjadi Guru. Guru yang bisa menaburkan ilmu kebaikan untuk dunia dan akhirat. Guru yang bisa dibuat panutan. Guru yang tidak hanya bisa di Gugu lan Di tiru saja tapi Guru yang bisa memberikan kecintaannya dengan pendidikan. Guru yang tidak matrialis. Guru yang jujur dalam setiap kata dan tindakan.
Aku minta lagi salah satu dari anakku yang lain bisa menjadi Pengusaha Besar dan sukses dunia akhirat. Pengusaha yang jujur. Pengusaha yang selalu mengutamakan Hati yang bicara bukan hanya uang yang dicari.Pengusaha yang bisa memberikan pengayoman buat karyawannya. Tidak perlu jadi orang yang harus dihormati dan di segani. Cukup di sayangi dan dicintai akan terasa lebih indah.
Aku minta lagi salah satu dari anakku yang lain lagi bisa menjadi pencerah agama Islam. Ahli agama. Agama yang sesuai dengan syariah Islam secara benar. Menjadi Ulama atau ustadzah yang bisa menjadi rujukan kaum muslimin dan muslimat yang membutuhkan pencerahan ajaran Agama yang dirahmati Allah Ini.
itulah keinginan dari seorang Ibu. Ibu yang masih harus terus belajar. belajar dalam kehidupan ini.
Sunday, January 9, 2011
Tuhan Inilah Proposal Hidupku
Tahun 2011 sudah datang. Aku niat akan melakukan perubahan yang lebih baik. Kalau tahun ini aku masih harus menjadi karyawan, yang pasti harus menjadi karyawan yang bertanggung jawab. Karyawan yang lebih baik,lebih bijaksana,lebih pintar.
Kenapa harus bikin catatan seperti ini?
pelajaran ini saya dapat dari Pak Jamil Azaini
Motivator yang pernah saya lihat dan saya dengarkan langsung suara merdunya saat mengisi acara Milat TDA 3. memang benar, membuat proposal hidup lebih hidup terasa. Hidup ada tujuan-tujuan yang ingin dicapai. gak ngambang dan melayang-layang kayak layangan terbang.
Dalam tahun 2011 ,inilah yang ingin saya capai:
1. Melunasi hutang-hutang uang.
2. Menabung / investasi Emas sebanyak 20gr.
3. Merintis usaha Butik Rumahan Unik dan special. Koleksi Hanum labelnya. Hanum dari singkatan nama ketiga anak-anak kami( Haikal,Hanin dan Arrum)
4. Jalan-jalan bersama keluarga ke Borobudur, meskipun saya orang jawa yang tinggal deket magelang-borobudur, tapi kok malu-maluin belum pernah kesana. sampai-sampai Borobudur kena abu gunung merapi. semoga tahun ini kesampaian.
5. Usaha Cuci motor di bangun kembali.
6. Belajar stir Mobil sampai bisa.
7. Usaha Kuliner.
8. Target pendapatan dari tiap usaha minimal 1.000.000 per bulan.
nah itu target hidup untuk diri, kalau target keluar kerja kapan dong jeng?
itu sudah ada diotak saya sejak lama, namun belum berani target. Bukannya gak percaya rezeki Allah. Tapi saya tetap harus menginjak bumi. Karena pasangan hidup saya yang akan terjun bebas terlebih dahulu untuk tahun ini, untuk mewujudkan sebagian mimpi kami yaitu membangun usaha cuci motor dan kuliner terlebih dahulu,maka kami putuskan saya masih dijalur nyaman.
Target tetap ada, anak saya yang nomor 2 masuk TK A ,maka saya akan ajukan resign.
Tahun 2012 bulan juli, setelah dapat bonus akhir tahun dan THR. Lumayan nambahin modal:)
And kalau dah dapat uang jasa, target mau bikin sertifikat tanah yang di depok.
Target juga nih bisa jalan-jalan ke Bali. Tapi Bali masih harus sabar dikit, tahun depan paling lambat lah aku nengok tanah lot,ubut,kintamani,sukowati,bebek bengil, dll,daerah yang dianggap istimewa disana. wuihhh mantap. kapan lagi:). 7 harilah dibali maximal. biar puas.
setelah Bali,adalagi daerah yang ingin saya kunjungi yaitu: Pangandaran.
selamat datang 2011.
Saya Pasti Akan Lebih Baik.
Kenapa harus bikin catatan seperti ini?
pelajaran ini saya dapat dari Pak Jamil Azaini
Motivator yang pernah saya lihat dan saya dengarkan langsung suara merdunya saat mengisi acara Milat TDA 3. memang benar, membuat proposal hidup lebih hidup terasa. Hidup ada tujuan-tujuan yang ingin dicapai. gak ngambang dan melayang-layang kayak layangan terbang.
Dalam tahun 2011 ,inilah yang ingin saya capai:
1. Melunasi hutang-hutang uang.
2. Menabung / investasi Emas sebanyak 20gr.
3. Merintis usaha Butik Rumahan Unik dan special. Koleksi Hanum labelnya. Hanum dari singkatan nama ketiga anak-anak kami( Haikal,Hanin dan Arrum)
4. Jalan-jalan bersama keluarga ke Borobudur, meskipun saya orang jawa yang tinggal deket magelang-borobudur, tapi kok malu-maluin belum pernah kesana. sampai-sampai Borobudur kena abu gunung merapi. semoga tahun ini kesampaian.
5. Usaha Cuci motor di bangun kembali.
6. Belajar stir Mobil sampai bisa.
7. Usaha Kuliner.
8. Target pendapatan dari tiap usaha minimal 1.000.000 per bulan.
nah itu target hidup untuk diri, kalau target keluar kerja kapan dong jeng?
itu sudah ada diotak saya sejak lama, namun belum berani target. Bukannya gak percaya rezeki Allah. Tapi saya tetap harus menginjak bumi. Karena pasangan hidup saya yang akan terjun bebas terlebih dahulu untuk tahun ini, untuk mewujudkan sebagian mimpi kami yaitu membangun usaha cuci motor dan kuliner terlebih dahulu,maka kami putuskan saya masih dijalur nyaman.
Target tetap ada, anak saya yang nomor 2 masuk TK A ,maka saya akan ajukan resign.
Tahun 2012 bulan juli, setelah dapat bonus akhir tahun dan THR. Lumayan nambahin modal:)
And kalau dah dapat uang jasa, target mau bikin sertifikat tanah yang di depok.
Target juga nih bisa jalan-jalan ke Bali. Tapi Bali masih harus sabar dikit, tahun depan paling lambat lah aku nengok tanah lot,ubut,kintamani,sukowati,bebek bengil, dll,daerah yang dianggap istimewa disana. wuihhh mantap. kapan lagi:). 7 harilah dibali maximal. biar puas.
setelah Bali,adalagi daerah yang ingin saya kunjungi yaitu: Pangandaran.
selamat datang 2011.
Saya Pasti Akan Lebih Baik.
Subscribe to:
Posts (Atom)