Feb 9,2009
Semalam saya jadi terharu biru. Saat saya menunaikan sholat Isya,ditemani putri sulungku,tiba-tiba putriku menengadahkan kedua tangannya. Dan berdoa untukku. Ini sedikit penggalan doa yang dialantunkan dari mulut mungilnya
"Ya Allah, berikanlah Ibuku Usaha. Biar tidak kerja lagi. Dirumah njagain aku dan haekal(Adiknya)......"
seperti orang dewasa, cara putriku melantunkan doanya,sangat dihayati dan sangat memohon. sampai airmatanya menetes dari pelupuk matanya yang penuh dengan kejujuran dan tanpa dosa itu.
Beginikah sebenernya keinginan putriku. selalu menanyakan "kapan saya tidak kerja lagi?" kapan bisa dirumah saja?"
tak terasa memang saya sudah meninggalkan putriku 4 tahun lebih untuk menjadi sosok yang Mandiri.
Hanya satu yang sekarang ada dalam benakku,
"Waktu tidak akan bisa diputar mundur kembali, "
maka tak akan kulewatkan kembali masa-masa kebersamaan kami, sampai akhir tahun ini.
Tekat keras akan mengalahkan keraguan ini. Semua pasrahkan sama yang menggenggam seluruh jiwa dan raga ini.
30 September tahun 2009 akan saya jadikah hari terakhir saya kerja disini.
Selamat menjemput impian. Selamat untuk usaha baru.
Selamat datang duniaku.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment