Bismillahirohmannirrohim
Bertepatan tanggal 15 agustus 2009 saya mantapkan hati untuk menekuni dunia jahit-menjahit.
Mulai kursus jahit deket rumah. Inilah persiapan saya menjelang kehadiran anak kami yang ketiga. Rasanya sudah gak sanggup lebih lama lagi ninggalin mereka semua terus-menerus. yah...meskipun kata orang atau suamipun toh kerja juga untuk anak.
Untuk itu saya Niatkan hati untuk mendapatkan peluang usaha yang bisa dikerjakan Ibu-ibu tanpa harus meninggalkan anak-anaknya dalam waktu yang cukup lama.
Hari pertama kursus,baru diajarkan cara ambil ukuran badan, pola dasar Rok,pola dasar baju. sebenarnya dulu, dulu sekali 13 tahun yang lalu sudah pernah mengikuti kursus jahit dasar. Tapi karena tidak ada keinginan untuk bisa,jadi ya terbengkalai ilmunya. dan mungkin pikiran saya dulu masih ingin jadi orang yang kerjaaaaa terus sama orang lain.
Kini setelah merasakan anaknya makin nambah,baru deh...rumus kepepet dijalankan.
Gak afdhol kalau kursus jahit tapi dirumah gak ada mesin jahit.
Karena suami juga kurang mendukung,dari biaya kursus dan mesin jahit yang rencana saya beli ini murni dari pinjaman kantor. Lumayan tanpa bunga.
Alhamdullilah kalau jahit menjahit dan bikin pola itu khan kayak ilmu matematika bersatu dengan seni. Untuk itung-itungan lumayan mudah, tapi darah seninya ini nih yang musti saya pupuk dan terus belajar supaya model-model baju yang nanti ingin diciptakan menarik banyak minat pelanggan. Untung hidup didunia modrn seperti saat ini,yang internet tinggal klik dan apa yang ingin kita pelajari ada semua.
jadi saya rasa saya gak akan kehabisan ide untuk membuat baju-baju yang oke. dan lagi majalah mode baik mode yang general ataupun mode muslim juga sudah gampang ngedapetinnya.
Minggu ini rencana mau beli mesin jahit singer manual plus dinamo, dan mesin obras. sudah tanya tetangga yang baru beli,harga berkisar untuk mesin jahit singer manual 500.000 dan mesin obras kecil untuk usaha rumahan biasa harganya 700.000. Itung-itung nabung ilmu dan modal usaha. jadi saat nya tiba nanti, tidak terlalu besar modal yang harus dikeluarkan secara bersamaan.
Alhamdullilah kalau untuk ketrampilan wanita yang lain seprti sulam pita, pasang payet, sulam benang ,sedikit sudah bisa dan pernah ikut kursus juga. jadi nanti bisa menambah nilai plus kalau disandingkan dengan baju-baju jahitan saya.
wah,jadi pengen cepet bisa jahit nih,meskipun perut saat ini sedang tidak kosong alias hamil 6 bulan. tapi semangat terus untuk impian yang ingin saya raih.
Minggu besok saya akan berburu ke jatinegara untuk mencari mesin jahit dan mesin obras. Alhamdullilah uang pinjaman kantor akan segera turun.
usaha sukses, modal dari hasil pinjaman.
Tuesday, August 18, 2009
Thursday, August 6, 2009
My and Pemulung
Rumahku di Jakarta Timur. Tepatnya di Utan Kayu Selatan.
Hampir tiap hari aku telusuri jalan tepian kali untuk menuju angkot yang akan aku tumpangi.
karena jalan ini yang lebih dekat.
Kali ini bukan kali mati. Tapi sangat padat kanan-kirinya.
karena banyak rumah panggung dan terlihat kumuh jadinya.
Memang rumah-rumah disana di set seperti rumah panggung,karena sering banjir kalau pas musim hujan.
dan penghuni rumah tersebut kebanyakan adalah orang daerah yang merantau di Jakarta ini. Dan mata pencahariannya adalah Pemulung.
Saya tidak tahu apakah mereka hidup layak atau tidak. setiap orang punya takaran sendiri-sendiri. Aku lihat disana orangnya banyak juga yang hidup berkecukupan. HP bahkan lebih keren dari HP ku.
nenek-nenek tua bawa karung besar adalah pemandangan yang sudah biasa saya temui.
Oh...begitu kuatnya tenaga nenek-nenek ini. di usianya yang seharusnya sudah istirahat untuk aktifitas yang berat,tapi justru masih tetap berusaha keras untuk tetap meraih rezeki dariNya.
Anak-anak usia sekolah,juga saya lihat sudah tidak sekolah lagi. Meskipun gratis katanya sekolah,tapi mereka sudah asyik dengan pekerjaannya. Rambut dicat warna-warni, badan terlihat tak terurus, bau tidak sedap di sekitar tempat tinggal. Kamar mandi yang buat rame-rame. itulah yang setiap hari saya lalui.
Ada miris di hati ini. Ada tanya di hati. Apa kira-kira yang bisa saya berikan buat perbaikan kehidupan mereka?
Yah..meskipun saya juga masih pas-pasan,tapi gpp khan kalau suatu hari nanti saya bisa memberikan yang terbaik buat lingkungan tinggal saya.
Ya Allah,ijinkan aku bisa menjadi secercah cahaya dalam kehdupannya.
Hampir tiap hari aku telusuri jalan tepian kali untuk menuju angkot yang akan aku tumpangi.
karena jalan ini yang lebih dekat.
Kali ini bukan kali mati. Tapi sangat padat kanan-kirinya.
karena banyak rumah panggung dan terlihat kumuh jadinya.
Memang rumah-rumah disana di set seperti rumah panggung,karena sering banjir kalau pas musim hujan.
dan penghuni rumah tersebut kebanyakan adalah orang daerah yang merantau di Jakarta ini. Dan mata pencahariannya adalah Pemulung.
Saya tidak tahu apakah mereka hidup layak atau tidak. setiap orang punya takaran sendiri-sendiri. Aku lihat disana orangnya banyak juga yang hidup berkecukupan. HP bahkan lebih keren dari HP ku.
nenek-nenek tua bawa karung besar adalah pemandangan yang sudah biasa saya temui.
Oh...begitu kuatnya tenaga nenek-nenek ini. di usianya yang seharusnya sudah istirahat untuk aktifitas yang berat,tapi justru masih tetap berusaha keras untuk tetap meraih rezeki dariNya.
Anak-anak usia sekolah,juga saya lihat sudah tidak sekolah lagi. Meskipun gratis katanya sekolah,tapi mereka sudah asyik dengan pekerjaannya. Rambut dicat warna-warni, badan terlihat tak terurus, bau tidak sedap di sekitar tempat tinggal. Kamar mandi yang buat rame-rame. itulah yang setiap hari saya lalui.
Ada miris di hati ini. Ada tanya di hati. Apa kira-kira yang bisa saya berikan buat perbaikan kehidupan mereka?
Yah..meskipun saya juga masih pas-pasan,tapi gpp khan kalau suatu hari nanti saya bisa memberikan yang terbaik buat lingkungan tinggal saya.
Ya Allah,ijinkan aku bisa menjadi secercah cahaya dalam kehdupannya.
Sunday, July 26, 2009
Rumahku Bukan Masjid
"eh..eh..eh,jangan masuk! gak boleh masuk kalau gak pakai sandal!"
teriak ibu tetangga sebelah yang memang terkenal sangat higienis itu.
Gadis kecil tak bersandal itupun segera lari menghambur kepelukan ibunya yang kebetulan berdiri tidak jauh dari sana.
Dan Ibu yang kawatir rumahnya kotor oleh kaki mungil itupun spontan juga menengok ke Ibu sang gadis kecil yang ternyata pasti dengar dengan kata-katanya yang sedikit meninggi.
Kawatir rumahnya akan kemasukan kuman?
entahlah apa yang ada dalam hatinya, apakah perasaan tidak enak atau memang sudah biasa.
Tapi Hati si ibu gadis kecil itu ternyata merasa kasihan dengan gadis kecilnya. Yang tiba-tiba saja serasa ada semburat rasa takut di wajahnya.
Dipeluknya gadis kecilnya dan dibawanya masuk kerumah yang merupakan syurganya.
Masih dalam diingatan saya,
Saat Guru ngaji saya sering bercerita bagaimana tabiat Nabi Muhammad SAW.
Ketika Beliau menggendong seorang bayi, dan bayi itu tiba-tiba kencing.
Sang orang tua sangat khawatir dan malu, bagaimana tidak?
Tapi Nabi yang sangat bijaksana ini tahu apa isi hati sang orang tua.
Maka Nabipun segera angkat bicara:
" BajuKu bisa saya cuci dengan air suci dan akan kembali suci kembali, tapi bila kita hardik anak yang masih suci ini maka akan membekas sangat dalam dan akan sulit untuk di sembuhkan".
Sang orangtua bayi itupun segera tersenyum dan berangsur mengambil bayinya dari pelukan Nabi.
itulah kisah hati saya, minggu bersama anak.
Dan saya wanti-wanti untuk tidak main ketempat Ibu sebelah yang melarang Gadisku masuk,kalau mau main kesana pakai sandal ya? biar tidak kecewa.
Rumah sebelah khan bukan rumah kita nduk, rumah kita memang bebas untuk siapa saja yang berkeinginan silaturahim. atau anak-anak yang memang suka sekali mengacak-ngacak mainan bersamamu,lalu di tinggalkan begitu saja. Dan akhirnya ibu atau mbak yang harus beres-beres.
tapi yang pasti,Ibu ingin membangun syurga dalam rumah ini. Bukannya sekedar masjid,kalau mau masuk memang harus dalam keadaan bersih.
Kalau rumah Ibu akan kotor karena Ulahmu atau teman-temanmu,itu sangat mudah bagi Ibu untuk mencucinya atau membersihkannya.
selamat bermain,bersendaugurau kembali ya gadisku.
teriak ibu tetangga sebelah yang memang terkenal sangat higienis itu.
Gadis kecil tak bersandal itupun segera lari menghambur kepelukan ibunya yang kebetulan berdiri tidak jauh dari sana.
Dan Ibu yang kawatir rumahnya kotor oleh kaki mungil itupun spontan juga menengok ke Ibu sang gadis kecil yang ternyata pasti dengar dengan kata-katanya yang sedikit meninggi.
Kawatir rumahnya akan kemasukan kuman?
entahlah apa yang ada dalam hatinya, apakah perasaan tidak enak atau memang sudah biasa.
Tapi Hati si ibu gadis kecil itu ternyata merasa kasihan dengan gadis kecilnya. Yang tiba-tiba saja serasa ada semburat rasa takut di wajahnya.
Dipeluknya gadis kecilnya dan dibawanya masuk kerumah yang merupakan syurganya.
Masih dalam diingatan saya,
Saat Guru ngaji saya sering bercerita bagaimana tabiat Nabi Muhammad SAW.
Ketika Beliau menggendong seorang bayi, dan bayi itu tiba-tiba kencing.
Sang orang tua sangat khawatir dan malu, bagaimana tidak?
Tapi Nabi yang sangat bijaksana ini tahu apa isi hati sang orang tua.
Maka Nabipun segera angkat bicara:
" BajuKu bisa saya cuci dengan air suci dan akan kembali suci kembali, tapi bila kita hardik anak yang masih suci ini maka akan membekas sangat dalam dan akan sulit untuk di sembuhkan".
Sang orangtua bayi itupun segera tersenyum dan berangsur mengambil bayinya dari pelukan Nabi.
itulah kisah hati saya, minggu bersama anak.
Dan saya wanti-wanti untuk tidak main ketempat Ibu sebelah yang melarang Gadisku masuk,kalau mau main kesana pakai sandal ya? biar tidak kecewa.
Rumah sebelah khan bukan rumah kita nduk, rumah kita memang bebas untuk siapa saja yang berkeinginan silaturahim. atau anak-anak yang memang suka sekali mengacak-ngacak mainan bersamamu,lalu di tinggalkan begitu saja. Dan akhirnya ibu atau mbak yang harus beres-beres.
tapi yang pasti,Ibu ingin membangun syurga dalam rumah ini. Bukannya sekedar masjid,kalau mau masuk memang harus dalam keadaan bersih.
Kalau rumah Ibu akan kotor karena Ulahmu atau teman-temanmu,itu sangat mudah bagi Ibu untuk mencucinya atau membersihkannya.
selamat bermain,bersendaugurau kembali ya gadisku.
Monday, June 29, 2009
Ide Yang Tiba-tiba
Saya sedang berpikir keras untuk menciptakan sebuah Ide Usaha menjelang kelahiran Anak ke tiga ini,yang saya yakin sudah saatnya saya dirumah. Dirumah tapi tetap berpenghasilan. Kasihan kalau hanya mengandalkan suami sendiri dalam menopang keuangan keluarga. Pasti suami juga akan sangat kerepotan.
Pikir-pikir,sampai otak kanan dan otak kiri panas. Apa ya yang bisa dijadikan ide usaha yang bisa membuat perekonomian keluarga nanti tetap stabil meskipun saya sudah tidak bekerja di kantoran lagi.
Tiba-tiba muncul ide gila ini. Dan ini sepertinya sesuai dengan karakter suami saya yang notabene suka akan masak-masak. memang kebalikan dengan saya, tapi pass lah suami suka masak istri suka dagang. jadi fokusnya sendiri-sendiri. satu fokus ke produksi,satu lagi fokus ke pemasarannya.
jual makanan khusus untuk sarapan orang-orang kerja yang dijakarta ini sangat sibuk sekali,bahkan untuk mikir mau makan apa saja kadang bingung,karena saking banyaknya ragam masakan.
tentunya kalau mau ikut bersaing di dunia kuliner harus mempunyai nilai lebih tersendiri. mungkin di servicenya, di harganya,dan pasti banyak lagi.
gimana ya kalau saya jualan sarapan secara online?
wah,pasti yahuut tuh. paket murah dan hemat. yang memang pass untuk sarapan saja.
pemesanan bisa diantar apabila pemesanan min 10 paket.
beli lebih dari 10 paket bonus 1 paket bebas pilih.
bisa diantar tanpa minimal order apabila: area dituju dilewati atau sdh ada pemesan lainnya.
ingin lebih jelasnya buka di sarapanku.com
Harga perpaket hanya Rp.5.000 bonus Air mineral Gelas / buah Pisang,pilih bebas.
pemesanan dilakukan.
Paket Pecel,Paket Urab,Paket Lontong Sayur,Paket Sambal Goreng Ati,Paket Nasi Uduk,Paket Hemat lainnya.
wah..kalau dibayangin saya kayaknya bakalan super sibuk. Dan rumahku bakalan super ramai kalau pagi. karena antri pesanan yang ratusan bahkan akan menjadi ribuan:)
wah..pasti akan banyak meyerap tenaga tukang masak nih.
wah...pasti akan banyak menyerap tenaga tukang ojek juga.
telp dan fax gak berhenti-henti berdering.
haloo..amalia catering disini,bisa dibantu:):):):)
nanti aku coba diskusikan kesuamiku dulu.
semoga suami lebih mempunyai ide gila yang lebih seru.
MIMPI BISA JADI KENYATAAN
saya sudah pernah mengalaminya.
maka YAKINI dan PEGANG TEGUH MIMPI ITU
MIMPI saya yang masih di dalam alam sadar saya adalah:
MIMPI punya rumah yang asri dikelililgi pohon-pohon dan saat buka jendela udara sawah menyeruak masuk.
MIMPI punya mobil Honda Jazz warna Pink Metalic.
MIMPI naik haji bareng suami dan ibu saya.
Pikir-pikir,sampai otak kanan dan otak kiri panas. Apa ya yang bisa dijadikan ide usaha yang bisa membuat perekonomian keluarga nanti tetap stabil meskipun saya sudah tidak bekerja di kantoran lagi.
Tiba-tiba muncul ide gila ini. Dan ini sepertinya sesuai dengan karakter suami saya yang notabene suka akan masak-masak. memang kebalikan dengan saya, tapi pass lah suami suka masak istri suka dagang. jadi fokusnya sendiri-sendiri. satu fokus ke produksi,satu lagi fokus ke pemasarannya.
jual makanan khusus untuk sarapan orang-orang kerja yang dijakarta ini sangat sibuk sekali,bahkan untuk mikir mau makan apa saja kadang bingung,karena saking banyaknya ragam masakan.
tentunya kalau mau ikut bersaing di dunia kuliner harus mempunyai nilai lebih tersendiri. mungkin di servicenya, di harganya,dan pasti banyak lagi.
gimana ya kalau saya jualan sarapan secara online?
wah,pasti yahuut tuh. paket murah dan hemat. yang memang pass untuk sarapan saja.
pemesanan bisa diantar apabila pemesanan min 10 paket.
beli lebih dari 10 paket bonus 1 paket bebas pilih.
bisa diantar tanpa minimal order apabila: area dituju dilewati atau sdh ada pemesan lainnya.
ingin lebih jelasnya buka di sarapanku.com
Harga perpaket hanya Rp.5.000 bonus Air mineral Gelas / buah Pisang,pilih bebas.
pemesanan dilakukan.
Paket Pecel,Paket Urab,Paket Lontong Sayur,Paket Sambal Goreng Ati,Paket Nasi Uduk,Paket Hemat lainnya.
wah..kalau dibayangin saya kayaknya bakalan super sibuk. Dan rumahku bakalan super ramai kalau pagi. karena antri pesanan yang ratusan bahkan akan menjadi ribuan:)
wah..pasti akan banyak meyerap tenaga tukang masak nih.
wah...pasti akan banyak menyerap tenaga tukang ojek juga.
telp dan fax gak berhenti-henti berdering.
haloo..amalia catering disini,bisa dibantu:):):):)
nanti aku coba diskusikan kesuamiku dulu.
semoga suami lebih mempunyai ide gila yang lebih seru.
MIMPI BISA JADI KENYATAAN
saya sudah pernah mengalaminya.
maka YAKINI dan PEGANG TEGUH MIMPI ITU
MIMPI saya yang masih di dalam alam sadar saya adalah:
MIMPI punya rumah yang asri dikelililgi pohon-pohon dan saat buka jendela udara sawah menyeruak masuk.
MIMPI punya mobil Honda Jazz warna Pink Metalic.
MIMPI naik haji bareng suami dan ibu saya.
Wednesday, June 10, 2009
Semoga Lancar Kehamilan Saat Ini,Amin
Seminggu yang lalu,tepatnya tgl 1 juni 2009 tengah malam,saya sempet stress,kawatir. Pasalnya pas tengah malam BAK kaget bukan main,ada darah di CD saya.
Kalau Flek sedikit saya aja dah panik,apalagi ini sudah seperti orang menstrulasi.
langsung,saya tunjukkan ke suami, dan sama-sama gak bisa tidur malam itu. Kawatir karena pernah ada riwayat kiret pada kehamilan kedua.
Ya..Allah,semoga engkau beri kebaikan pada kami.
menanti pagi untuk segera bergegas ke Dr kandungan sepertinya lamaaaaa sekali.
......
Jam 8 pagi saya berangkat ke Klinik keluarga tempat selama ini saya kontrol kehamilan. Disana juga lengkap,meskipun hanya sebuah klinik sederhana. Ada Dr dan USG juga.
Saya pikir kalau pagi Dr kandungan dan USG pasti ada,ternyata kalau pagi hanya tersedia Bidan.
Dan setelah bertemu dengan Bidan sebentar, saya disarankan untuk periksa dalam /USG.
Karena di klinik ini baru sore nanti Dr Kandungan ada,maka saya lari ke RS Islam di cempaka Putih,berharap segera mendapatkan bantuan medis yang tepat.
Alhamdullilah janin masih bisa diselamatkan. Dengan memberi obat penguat dan vitamin,saya dianjurkan istirahat seminggu. Tidak boleh berhubungan suami istri dulu. dan tidak boleh kecapekkan. seminggu lagi saya diminta USG ulang untuk melihat perkembangan.
----
USG ulang saya lakukan di Klinik keluarga,dan Dr Memberikan keterangan bahwa 'Ari-ari berada di Bawah" ini perlu kewaspadaan yang lebih.
wah,saya mulai deg-degan. saya takut caesar,disamping biayanya juga cukup mahal.
Saya coba searcing di internet, ternyata benar dengan ari-ari dibawah sangat riskan.
Tapi semua saya pasrahkan ke Allah SWT. Karena Allah lah yang memudahkan segala urusan dan memberikan ujian tidak akan melampaui kesanggupan hambaNya.
----
Semoga kehamilan ini dan sampai kelahiran nanti, lancar,sehat dua-duanya,normal,tak kurang suatu apapun.Amin.
Mohon doanya.
Kalau Flek sedikit saya aja dah panik,apalagi ini sudah seperti orang menstrulasi.
langsung,saya tunjukkan ke suami, dan sama-sama gak bisa tidur malam itu. Kawatir karena pernah ada riwayat kiret pada kehamilan kedua.
Ya..Allah,semoga engkau beri kebaikan pada kami.
menanti pagi untuk segera bergegas ke Dr kandungan sepertinya lamaaaaa sekali.
......
Jam 8 pagi saya berangkat ke Klinik keluarga tempat selama ini saya kontrol kehamilan. Disana juga lengkap,meskipun hanya sebuah klinik sederhana. Ada Dr dan USG juga.
Saya pikir kalau pagi Dr kandungan dan USG pasti ada,ternyata kalau pagi hanya tersedia Bidan.
Dan setelah bertemu dengan Bidan sebentar, saya disarankan untuk periksa dalam /USG.
Karena di klinik ini baru sore nanti Dr Kandungan ada,maka saya lari ke RS Islam di cempaka Putih,berharap segera mendapatkan bantuan medis yang tepat.
Alhamdullilah janin masih bisa diselamatkan. Dengan memberi obat penguat dan vitamin,saya dianjurkan istirahat seminggu. Tidak boleh berhubungan suami istri dulu. dan tidak boleh kecapekkan. seminggu lagi saya diminta USG ulang untuk melihat perkembangan.
----
USG ulang saya lakukan di Klinik keluarga,dan Dr Memberikan keterangan bahwa 'Ari-ari berada di Bawah" ini perlu kewaspadaan yang lebih.
wah,saya mulai deg-degan. saya takut caesar,disamping biayanya juga cukup mahal.
Saya coba searcing di internet, ternyata benar dengan ari-ari dibawah sangat riskan.
Tapi semua saya pasrahkan ke Allah SWT. Karena Allah lah yang memudahkan segala urusan dan memberikan ujian tidak akan melampaui kesanggupan hambaNya.
----
Semoga kehamilan ini dan sampai kelahiran nanti, lancar,sehat dua-duanya,normal,tak kurang suatu apapun.Amin.
Mohon doanya.
Wednesday, May 20, 2009
Gadis Kecil Berwajah Tua
Sore itu seperti biasa aku pulang dari tempat kerja.
Kupilih rute kuningan-pasar rumput. Naiklah 66 Kopaja.
"Alhamdullilah dapat tempat duduk, gak capek jadinya".
tak berapa lama pengamen masuk ke dalam bus yang mengangkut aku.
lagu-lagu berbau islami mas itu bawakan. Suaranya lumayan bagus. Aku suka.
Seribu rupiah aku sodorkan saat dia melalui tempat dudukku.
sepi kembali tanpa lagu.
tak berapa lama naik lagi pengamen yang membawa anak gadisnya.
yah, paling masih usia 3 thn. Anak gadisnya di suruh duduk di tempat duduk yang masih kosong.
Bapak itu lalu menyanyikan lagu yang tidak bisa saya nikmati sama sekali.
"Ach..entahlah,dia nyanyi apa. seperti orang bergumam saja".
aku lebih tertarik melihat tingkah polah si gadis kecil itu.
saya amati,gayanya,postur tubuhnya,bajunya....
saya pikir ini anak usia 3 tahun...tapi wajahnya dewasa sekali. Apa saya salah menilai,apa memang kecil kali perawakannya tapi pastinya sudah dewasa.
Tapi kalau dilihat-lihat dari kulit tubuhnya,memang masih balita.
Gerakannya yang agak sedikit aneh.
Tapi, yah...mungkin ini kekerasan kehidupan di dunia jalanan yang telah menempa gadis kecil ini seperti layaknya orang dewasa.
Apakah bapaknya Bertanggung Jawab?
yah,bisa dikatakan bertanggung jawab,bisa juga dikatakan tidak.
tergantung tujuan Bapaknya ngamen ngajak anaknya apa dulu.
saya jujur gak tertarik mendengar bapaknya nyanyi, tapi saya kasihan melihat kondisi gadis kecil itu.
seribu rupiah saya sodorkan lagi buat gadis kecil berwajah tua.
akh....saya langsung ingat anak-anak dirumah.
Dan berjanji gak akan pernah memberikan kehidupan seperti gadis kecil tak berdosa ini.
sudah biasa pemandangan seperti ini.
apa yang salah?
Kupilih rute kuningan-pasar rumput. Naiklah 66 Kopaja.
"Alhamdullilah dapat tempat duduk, gak capek jadinya".
tak berapa lama pengamen masuk ke dalam bus yang mengangkut aku.
lagu-lagu berbau islami mas itu bawakan. Suaranya lumayan bagus. Aku suka.
Seribu rupiah aku sodorkan saat dia melalui tempat dudukku.
sepi kembali tanpa lagu.
tak berapa lama naik lagi pengamen yang membawa anak gadisnya.
yah, paling masih usia 3 thn. Anak gadisnya di suruh duduk di tempat duduk yang masih kosong.
Bapak itu lalu menyanyikan lagu yang tidak bisa saya nikmati sama sekali.
"Ach..entahlah,dia nyanyi apa. seperti orang bergumam saja".
aku lebih tertarik melihat tingkah polah si gadis kecil itu.
saya amati,gayanya,postur tubuhnya,bajunya....
saya pikir ini anak usia 3 tahun...tapi wajahnya dewasa sekali. Apa saya salah menilai,apa memang kecil kali perawakannya tapi pastinya sudah dewasa.
Tapi kalau dilihat-lihat dari kulit tubuhnya,memang masih balita.
Gerakannya yang agak sedikit aneh.
Tapi, yah...mungkin ini kekerasan kehidupan di dunia jalanan yang telah menempa gadis kecil ini seperti layaknya orang dewasa.
Apakah bapaknya Bertanggung Jawab?
yah,bisa dikatakan bertanggung jawab,bisa juga dikatakan tidak.
tergantung tujuan Bapaknya ngamen ngajak anaknya apa dulu.
saya jujur gak tertarik mendengar bapaknya nyanyi, tapi saya kasihan melihat kondisi gadis kecil itu.
seribu rupiah saya sodorkan lagi buat gadis kecil berwajah tua.
akh....saya langsung ingat anak-anak dirumah.
Dan berjanji gak akan pernah memberikan kehidupan seperti gadis kecil tak berdosa ini.
sudah biasa pemandangan seperti ini.
apa yang salah?
Tuesday, May 5, 2009
Alhamdullilah dapat amanah kembali
tgl 17 april seharusnya aku sudah menstrulasi lagi nih. tapi kenapa tak kunjung tiba juga ya tamu bulanannya.
mungkin mundur seperti biasa. tunggu saja seminngu lagi.
ternyata yang ditunggu gak datang-datang juga. Apa mungkin saya hamil???
gimana nih,anak kedua masih kecil,kasihan juga kalau saya hamil lagi.
saya selalu berdoa,semoga Allah menunjukkan jalan terbaik untuk keluarga. Atas kebimbangan hati ini yang ingin segera keluar kerja. Ternyata Doa saya dikabulkan dengan memberikan tambahan rezeki yang tidak pernah saya sangka.
yah, setelah tanda-tanda perubahan dalam tubuhku,aku yakin aku pasti positif hamil. Pergi ke apotik,lalu saya beli testpack. Paginya saya test...dan benar saja hasilnya 2 garis merah muncul disana yang menandakan itu positif.
Mulai mual, diserang kantuk yang gak ketulungan, perut rasanya mules gak jelas mungkin karena pemekaran rahim. Saya nikmati saja,toh semua ada waktunya selesai, 9 bulan lagi juga dah selesai.
Untung anak ke 2 gak rewel. anak pertama tahu mau punya adek lagi,seneng sekali.
September ini adalah hari yang sudah saya janjikan dan janji dalam diri juga,akan keluar kerja untuk lebih menjaga amanah yang sudah diberikan Allah kepada saya.
Ya Allah semoga Engkau memberkahi dan merahmati kehidupaku.
saat hati belum siap menerima rezeki lagi, semua saya kembalikan kepadaNya. Karena hanya Dia yang tahu apa yang terjadi kemarin,hari ini dan esok.
semua pasti sudah direncanakanNya. dan tanpa seijinNya,tidak mungkin semua ini terjadi.
Dan saya merasa menjadi Ibu Pilihan. Saya diberikan amanh lagi,berarti saya dipilih lagi.
apa sebenernya kehebatan saya untuk menjadi seorang Ibu didunia ini?
akh...itu hanya Allah yang tahu,kepada siapa yang dikehendakiNya untuk dititipkannya makhluk ciptaannya.
saat ini sudah gak sabar menunggu datangnya hari kemerdekaan saya sebagai karyawan disini. dan menyongsong hari Ibu sejati di rumah:).
bahagianya,bisa melihat perkembangan tumbuh kembang anak-anak yang di titipkan kepada saya.
oh Tuhan,kuatkan suami Hamba untuk menjadi penyangga ekonomi keluarga kami.
aku yakin rezekimu tidak akan pernah surut untuk kami. Karena Engkau maha kaya.
Engkau maha memiliki,dan Maha Pemurah.
Amin.
mungkin mundur seperti biasa. tunggu saja seminngu lagi.
ternyata yang ditunggu gak datang-datang juga. Apa mungkin saya hamil???
gimana nih,anak kedua masih kecil,kasihan juga kalau saya hamil lagi.
saya selalu berdoa,semoga Allah menunjukkan jalan terbaik untuk keluarga. Atas kebimbangan hati ini yang ingin segera keluar kerja. Ternyata Doa saya dikabulkan dengan memberikan tambahan rezeki yang tidak pernah saya sangka.
yah, setelah tanda-tanda perubahan dalam tubuhku,aku yakin aku pasti positif hamil. Pergi ke apotik,lalu saya beli testpack. Paginya saya test...dan benar saja hasilnya 2 garis merah muncul disana yang menandakan itu positif.
Mulai mual, diserang kantuk yang gak ketulungan, perut rasanya mules gak jelas mungkin karena pemekaran rahim. Saya nikmati saja,toh semua ada waktunya selesai, 9 bulan lagi juga dah selesai.
Untung anak ke 2 gak rewel. anak pertama tahu mau punya adek lagi,seneng sekali.
September ini adalah hari yang sudah saya janjikan dan janji dalam diri juga,akan keluar kerja untuk lebih menjaga amanah yang sudah diberikan Allah kepada saya.
Ya Allah semoga Engkau memberkahi dan merahmati kehidupaku.
saat hati belum siap menerima rezeki lagi, semua saya kembalikan kepadaNya. Karena hanya Dia yang tahu apa yang terjadi kemarin,hari ini dan esok.
semua pasti sudah direncanakanNya. dan tanpa seijinNya,tidak mungkin semua ini terjadi.
Dan saya merasa menjadi Ibu Pilihan. Saya diberikan amanh lagi,berarti saya dipilih lagi.
apa sebenernya kehebatan saya untuk menjadi seorang Ibu didunia ini?
akh...itu hanya Allah yang tahu,kepada siapa yang dikehendakiNya untuk dititipkannya makhluk ciptaannya.
saat ini sudah gak sabar menunggu datangnya hari kemerdekaan saya sebagai karyawan disini. dan menyongsong hari Ibu sejati di rumah:).
bahagianya,bisa melihat perkembangan tumbuh kembang anak-anak yang di titipkan kepada saya.
oh Tuhan,kuatkan suami Hamba untuk menjadi penyangga ekonomi keluarga kami.
aku yakin rezekimu tidak akan pernah surut untuk kami. Karena Engkau maha kaya.
Engkau maha memiliki,dan Maha Pemurah.
Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)