Monday, May 19, 2008

Hari Pertamaku Mengajar

17 Mei 2008,


adalah merupakan hari pertama saya memberikan apa yang saya bisa meskipun sangat kecil, tapi saya coba untuk memulai. apakah itu???


yah...jadi seorang guru baca buat anak-anak.


sungguh suatu pengalaman yang sangat istimewa buat saya pribadi. selama ini saya ingin sekali jadi guru, tapi apadaya Akta 4 sudah tutup dan terbatasnya biaya untuk bisa kuliah di bidang pendidikan lagi. tapi aku tak akan berpatah arang. tidak bisa jadi guru di sekolah formal, Saya masih bisa jadi guru buat anak-anakku ataupun anak tetanggaku:).


sabtu 17 Mei adalah hari pertama aku ngajar baca. muridku ada tiga anak, 2 anak tetangga dan 1 lagi anak sendiri:)


sabar adalah kata kunci yang tepat untuk membuat anak-anak ini mau belajar. Datang kerumah kalau tidak didampingi oleh ibunya pada tidak mau belajar. mungkin karena pertama kali aku pikir mereka belum terbiasa sendiri menimba ilmu. saya harap nantinya mereka akan jadi anak-anak yang berani, mandiri dan bisa baca tulis tentunya. Amin.


apa sih enaknya jadi Guru?


wah enak sekali, masalah jadi guru sebenernya adalah masalah jiwa yah. kalau cari uang di dunia pendidikan saya pikir jangan berharap. disini kita dituntut untuk jadi panutan. kalau panutannya saja selalu materi saja yang dipikirkan bagaimana dengan generasi penerus yang di bimbingnya. memang materi juga sangat dibutuhkan untuk meneruskan roda kehidupan ini. tapi janganlah hanya materi yang kita pikirkan, masih banyak yang butuh untuk kita pikirkan.


lucu?


anak-anak lucu sekali tingkah polahnya. saya harus mengikuti kursus psikolog sepertinya untuk lebih mendalami jiwa-jiwa mereka.


sabtu itu saya minta mereka datang jam 10 pagi, belajar sambil bermainnya baru mulai. tapi ternyata antusias mereka lebih besar. jam 9 pagi sudah ada yang nongol dirumah. saya padahal belum mandi,belum sarapan. ya wes, daripada mereka kecewa dan pada akhirnya gak mau belajar lagi, saya akalin dengan putar VCD anak-anak, saya tinggal mandi deh:):) dan tidak sempat sarapan dulu.


hari kedua begitu juga. ini malah lebih pagi lagi datangnya. jam 8.30 sdh ada dirumah. pas saya mau sarapan, mengingat kemarin juga gak sempet sarapan dulu. ya sudah saya tinggalkan acara sarapan paginya. saya siapkan alat peraga dan alat pendukungnya.


weh..weh hebat anak-anak, semoga semangatnya gak hanya semangat didepan saja, tapi seterusnya sampai bisa lancar baca tulisnya.





anak-anakku baru hanya baca tulis saja yang ibu bisa berikan kepada kalian bertiga, tapi kedepannya saya ingin mengajarkan ilmu Iqro juga. karena dua itulah dasar yang paling dasar untuk melihat pelangi dunia kita ini. dan ibu ingin menyumbangkan tenaga dan pikiran ini kepada anak-anak tidak hanya bertiga saja tapi sebanyak-banyaknya. siapa yang mau ayooook.





akhirnya cita-cita saya tercapai khan. bahkan Andapun bisa menjadi seperti saya ataupun lebih malah untuk memberikan ilmu yang kita punya untuk orang banyak.


jangan khawatir ilmu kita tidak akan habis kalau dikasih ke orang lain, tapi justru ilmu kita akan semakin bertambah.ini adalah anak-anak tetangga yang ikut les baca,
tapi yang fokus baru tiga saja.
yang lain baru jadi penonton:) :)
suami dirumah berpesan, kalau untuk acara ngajar ini jadikan ladang amal saja. tidak usah memungut biaya sepeserpun. itulah diskusi kami berdua. dan saya sangat menyetujuinya. mungkin semua ini memang kehendak yang di Atas.
saya tidak mau riya, saya hanya sedikit bercerita.
hari pertama ngajar , sorenya dapat daging sapi gegepuk dari tetangga. Alhamdullilah.
padahal saya baru berpikir kapan bisa makan daging sapi, karena mahal:) Allah telah menjawabnya duluan ternyata.
aktivitas ngajar baca ini aku lakukan di ruang tamu. ruang tamu yang sederhana yang hanya baru muat 5 sampai 6 orang anak saja.
rumah saya ada di gang sempit dan kecil, tapi saya tidak ingin berpikiran kecil dan sempit seperti gang rumahku:)
untuk visi kedepan saya belum ada gambaran yang pasti.
sepertinya saya lebih enjoy dengan kegiatan sosial saja. memberi dan memberi.
salam bahagia,



No comments: