Apakah Anda pernah merasakan tersesat ditempat Asing?
Sendirian lagi?
Luar Daerah?
nah, saya pernah mengalaminya. kejadiannya sekitar tahun 1999 an.
dulu saya punya sahabat, saat sama -sama kerja di sebuah pabrik. pernah sekali saya diajak main disana. di Klaten tepatnya. senengnya saat itu, dimana tempat dia tinggal masih sangat hijau oleh wanginya padi dan tebu. saya diajak keliling dengan sepeda ontel. sampai diajak jauh sekali dari rumahnya. ke pasar terbesar di klaten waktu itu.
Air sumur disana sangat jernih, kurang lebih 3 meter kedalaman sumur disana, sudah menghasilkan air yang begitu bagus. wah, kenangan yang tak terlupakan. saat itu usia masih belia. sekitar 2o an lah. jadi energinya untuk jalan-jalan masih ok.
Tahun 99 sahabat saya itu menikah. dan saat itu saya sudah tidak bekerja satu pabrik lagi. saya sudah lama pindah. diundanglah saya untuk menghadiri pernikahannya itu. saya luangkan waktu untuk datang di hari H nya. dengan sok PD nya saya tidak membawa alamat rumah sahabat saya itu. sambil naik bus luar kota, saya ingat-ingat ancer2 dimana saya harus turun, dan naik apa lagi. karena harus 3 kali naik bus untuk bisa mencapai ke rumahnya.
sebenarnya saya sudah benar naik busnya. waktu nai bus terakhir kalinya, keadaan sangat padat dan diluar hujan deras. saya sdh kira-kira jaraknya antara dari jalan raya sampai rumahnya hanya sekitar 2 KM saja. tapi tak disangka saya kebablasan jauh ke negri tetangga.
hati kecil mengatakan"wah...sepertinya kejauhan nih".
ternyata hati kecil memang benar adanya.
mas...mas,kiri mas.
turunlah saya di desa sebelah rumah sahabatku itu. tanyak sana-sini yang namanya mbak sri yang katanya akan nikah tanggal sekian dimana ya mbak, bu,pak,mas ,dek....????
gak ada yang tahu semua.
ya pasti, orang dia tetangga jauh. dan yang saya tanyakan bukan artis:)
mana hari sudah mulai sore. hujan deras. cewek sendirian. gak kebayang.
Alhamdullilah saya bertemu dengan keluarga yang sangat baik, saya di tampung malam itu.
cerita-punya cerita ternyata anaknya juga kerja di semarang, tempat saya tinggal.
dan kebetulan lagi,anaknya kerjanya satu perusahaan dengan saya:):) lucu "dalam hati berbisik".
dunia ini begitu serba kebetulan.
malam itu saya jadilah bermalam disitu,dan gak jadi menghadiri pernikahan sahabat saya. karena blm ketemu juga.
paginya saya pamit, dan sambil diantar oleh anak lelakinya si ibu yang baik hati tadi. saya di antar untuk mencari alamat sahabat saya itu. tanya sana-sini,akhirnya ketemu juga.
yah...padi-padinya dah rapi. dah selesai acaranya:)
nggak apa-apalah,daripada gak ketemu dan pulang lagi. tahu nggak,apa yang membuat saya pangling dengan rumahnya??
ternyata gapura yang dulu berdiri ,yang saya ingat-ingat untuk tanda masuk rumahnya. disana sudah berdiri rumah mewah dan gapuranya di rubuhkan. alhasil saya tersesat:).
dan pengalaman dari hidup tersesat ini, saya selalu tidak lupakan alamat rumah yang dituju,apabila saya ingin berkunjung kesana kembali.
Andapun pernah tersesat seperti saya?
tidak usah takut, khan bisa nanyak-nanyak.
dan ingat-ingat rumahnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment